Tag

,

Pada salah satu server partisi root hampir penuh, maka dibutuhkan investigasi terhadap folder mana saja yang menyebabkan partisi untuk root ini penuh.

Salah satu yang bisa dipakai adalah utility du, di mana utility ini telah tersedia pada distro standar Linux, digunakan untuk melakukan estimasi terhadap penggunaan space oleh file yang ada di sistem.

Berikut adalah kondisi saat ini pada salah satu server yang dijadikan sebagai contoh; perintah df saya gunakan untuk mendapatkan prosentasi penggunaan space di masing-masing partisi, di mana bila diperhatikan partisi root tersebut sudah hampir mencapai 90% sebagaimana hasil perintah pada cuplikan di bawah ini.

root@uluhitahkia:/# df -h
Filesystem      Size  Used Avail Use% Mounted on
/dev/sda2       9.1G  7.5G  1.1G  88% /
/dev/sdb1       917G  557G  314G  64% /data
/dev/sda4       525G  204G  294G  41% /home
--- hasil yang lainnya ---

Di server saya memisahkan partisi untuk data dan home serta root, sehingga apabila saya ingin melakukan investigasi terhadap bagian mana dari folder system di root yang memiliki ukuran paling besar, saya harus menentukan terlebih dahulu nama-nama foldernya yang berada pada partisi root. Di server yang saya gunakan saya menentukan bahwa folder yang saya akan periksa adalah opt var lib edise usr tmp lib64 etc.

Untuk memeriksanya saya menjalankan perintah du sebagai root agar tidak terkena masalah hak akses pada folder sistem serta menuliskan nama-nama folder secara terpisah sebagai parameternya. Kemudian karena saya hanya ingin mengetahui nilai totalnya saja dari masing-masing folder yang ada di root, maka saya tambahkan parameter s (summary) dan h untuk tampilan ukuran yang mudah dipahami serta c untuk menampilkan totalnya, sebagaimana yang ditampilkan pada perintah di bawah ini.

root@uluhitahkia:/# du -shc opt var lib edise usr tmp lib64 etc
409M    opt
2.2G    var
403M    lib
0       edise
4.4G    usr
27M     tmp
4.0K    lib64
8.1M    etc
7.4G    total

Bisa terlihat bahwa folder usr memiliki nilai yang paling besar. Agar lebih memudahkan maka saya akan melakukan sorting terhadap tampilannya sehingga memudahkan proses analisa menggunakan perintah sort.

root@uluhitahkia:/# du -shc opt var lib edise usr tmp lib64 etc | sort -hr
7.4G    total
4.4G    usr
2.2G    var
409M    opt
403M    lib
27M     tmp
8.1M    etc
4.0K    lib64
0       edise

Demikian dan proses investigasi lanjut bisa dilakukan ke dalam masing-masing folder.

Sumber: