Tag

,

Pada kasus sebelumnya terjadi hardisk full pada saat melakukan backup ke hardisk eksternal menggunakan rsnapshot, diakibatkan oleh automatic mounting hardisk eksternal yang dilakukan oleh autofs tidak berjalan sempurna. Hal ini bisa terjadi karena terdapat corrupt pada struktur file di hardisk eksternal tersebut atau hal lainnya.

Misalnya dalam kasus ini menggunakan autofs hardisk eksternal akan di-mount ke path /backuper/usbhd. Hal ini bisa dijelaskan bahwa lazimnya penggunaan autofs, maka pada mesin akan dibuat dahulu folder /backuper dan berdasarkan setting autofs hardisk eksternal yang kita pilih, di mounting ke path /backuper/usbhd.

Namun seperti yang disampaikan, pada saat rsnapshot melakukan pekerjaannya dan hardisk gagal di mounting, rsnapshot tetap melakukan proses backup dengan membuat folder /backuper/usbhd; akan tetapi alih-alih dibuat di hardisk eksternal ternyata folder ini dibuat di hardisk mesin. Akibatnya, data sebesar ratusan Giga memenuhi root yang hanya memiliki ukuran kurang lebih 10GB sehingga mengakibatkan salah satu mesin server production berhenti bekerja dan harus di reset.

Seharusnya: apabila hardisk eksternal gagal di mounting maka demikian pula proses backup harus dihentikan!

Untunglah solusinya sangat mudah, kita tinggal mengaktifkan salah satu setting yang memang dibuat untuk permasalahan ini pada bagian no_create_root. Berikut setting yang harus dibuat pada file konfigurasi rsnapshot yang digunakan.

# If no_create_root is enabled, rsnapshot will not automatically create the
# snapshot_root directory. This is particularly useful if you are backing
# up to removable media, such as a FireWire or USB drive.
#
no_create_root 1

Pelajaran dari ini adalah: hidup dan cintai komentar dan manual yang ada!

 

 

Iklan