Tag

, ,

Beberapa domain local di kampus sementara ini menggunakan akhiran .local pada setting domain di DNS localnya.

Kemudian beberapa keanehan terjadi, terutama pada penggunaan server berbasis LINUX.

Pada saat dilakukan dig terhadap domain local ( berakhiran .local ), akan didapatkan hasil yang diinginkan; akan tetapi disaat dilakukan ping atau melakukan ssh menggunakan domain maka didapatkan hasil kurang lebih “unknown host“.

Setelah dilakukan analisa terhadap permasalahan tersebut didapatkan kesimpulan bahwa keanehan dimaksud memang haruslah demikian, menurut penggunaan nss-msdsn sebagai salah satu plugin di GNU Name Service (NSS):

nss-mdns is a plugin for the GNU Name Service Switch (NSS) functionality of the GNU C Library (glibc) providing host name resolution via Multicast DNS (aka Zeroconf, aka Apple Rendezvous, aka Apple Bonjour), effectively allowing name resolution by common Unix/Linux programs in the ad-hoc mDNS domain .local.

Untuk sumber keanehan ini bisa dilihat ternyata pada /etc/nsswitch.conf yang memperlihatkan baris:

hosts: files mdns4_minimal [NOTFOUND=return] dns mdns4

Kalau dibaca maka sistem untuk melakukan mapping IP Number <-> Domain pertama akan mencari di file ( dalam hal ini di /etc/hosts ). Kemudian mdns4_minimal yang menangani domain .local akan melakukan proses berikutnya dalam menentukan IP terhadap .local ini. Apabila tidak ditemukan, alih-alih menggunakan dns server sebagaimana di /etc/resolv.conf maka akan dikembalikan sebagai tidak ditemukan ( sebagaimana yang terdapat pada baris perintah NOTFOUND=return ).

Sumber: