Tag

, ,

Saya memiliki sebuah USB yang terhubung dengan mesin Backup. Pada perencanaannya USB drive ini akan Saya jadikan sebagai media penyimpanan offline untuk menjaga kalau suatu saat hardisk di mesin backup mati karena sampai saat ini akibat keterbatasan dana, mirror untuk mesin backup belum terlaksana.

Tentu saja pertama kali kita harus tahu nama device yang kita gunakan agar kita bisa yakin bahwa USB dikenali:

# lsusb
[snif .. snif .. ]
Bus 001 Device 002: ID 0bc2:3300 Seagate RSS LLC

Nice … Disitu terlihat dikenali. Lalu kemudian Saya ingin tahu dikenali sebagai block device apa …

# fdisk -l
[snif .. snif .. ]
Disk /dev/sda: 1000.2 GB, 1000204886016 bytes
1 heads, 63 sectors/track, 31008336 cylinders
Units = cylinders of 63 * 512 = 32256 bytes

Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 * 2 31008256 976760032+ 7 HPFS/NTFS

Biasanya saat kita memasukkan USB maka oleh LINUX akan dimasukkan ke dalam /dev/*; pada code hasil diatas bisa terlihat ada di /dev/sda. Kebetulan milik Saya USB nya sudah diformat menggunakan ext3, tapi disini anehnya sudah dikenali sebagai HPFS/NTFS.

Lalu agar bisa ditulisi maka Saya akan membuat sebuah directory yang dinamakan /backup.usb dan dijadikan sebagai mounting target untuk /dev/sda1 (USB Saya).

# mkdir -P /home/backup.usb
# mount /dev/sda1 /backup.usb

Agar bisa dikenali saat reboot, maka Saya tambahkan di /etc/fstab

#-- tampilan fstab --
/dev/sda1 /backup.usb ext3 defaults 0 0

Lalu terdapat masalah lagi, secara random saat Saya menambahkan USB yang lain dan mesin reboot label dari /dev/sda1 diatas bisa saja berubah menjadi /dev/sdb* dst. Untuk itu agar bisa lebih konsisten Saya mendapatkan info bahwa selain dengan merujuk langsung pada block device, kita bisa menggunakan LABEL dan UUID.

Untuk ini Saya memilih UUID, alasannya? Saya juga tidak tahu hehehe

Untuk mendapatkan UUID dari device Saya tinggal menjalankan:

# blkid
/dev/cciss/c0d0p6: LABEL="/usr" UUID="f296b85e-380c-4a7e-bb65-47ed9821d3eb" SEC_TYPE="ext2" TYPE="ext3"
/dev/cciss/c0d0p5: LABEL="/var/log" UUID="c07cab9b-400a-4d4a-b964-3ccb1930b172" SEC_TYPE="ext2" TYPE="ext3"
/dev/cciss/c0d0p3: LABEL="SW-cciss/c0d0p3" TYPE="swap"
/dev/cciss/c0d0p2: LABEL="/" UUID="b39a4d62-6ea5-4014-b870-97429d970e26" SEC_TYPE="ext2" TYPE="ext3"
/dev/cciss/c0d0p1: LABEL="/boot" UUID="0231afb6-7b91-488c-9cd2-7e6729f36880" SEC_TYPE="ext2" TYPE="ext3"
/dev/sda1: UUID="ef4d15f4-55a9-4e7c-97b8-36c227b1744b" SEC_TYPE="ext2" TYPE="ext3"
/dev/cciss/c0d0p9: LABEL="backup" UUID="432b2ac2-7308-4883-a5aa-028c7008432a" SEC_TYPE="ext2" TYPE="ext3"

Bisa dilihat disitu (saya sengaja tebalkan) bahwa /dev/sda1 memiliki UUID=”ef4d15f4-55a9-4e7c-97b8-36c227b1744b”.

Lalu perintah mount diatas Saya ubah menjadi seperti berikut:

# mount -U ef4d15f4-55a9-4e7c-97b8-36c227b1744b /backup.usb

Kemudian agar bisa dikenali saat reboot isian pada file /etc/fstab Saya ubah menjadi:

#-- tampilan fstab yang baru--
UUID=ef4d15f4-55a9-4e7c-97b8-36c227b1744b /backup.usb ext3 defaults 0 0

Mengapa menggunakan UUID, ini bisa berkaitan dengan pekerjaan Saya sebagai System Administrator yang merangkap sebagai segala maha administratoršŸ˜€ yang pada saatnya nanti akan berhadapan dengan berbagai teknologi penyimpanan seperti SAN, iSCI, DAS, scsi disks dll. Kadangkala saat Kita ingin memindahkan disk dari device satu ke yang lain tentunya agar dikenali di system linux kita terkadang harus melakukan update pada file /etc/fstab. Tanpa menggunakan UUID maka ini merupakan pekerjaan yang benar-benar membosankan! Menggunakan nilai UUID maka kernal dari LINUX akan secara otomatis melakukan pencarian dan melakukan mapping menggunakan informasi mount yang tersedia.

SELESAI

SEPERTI BIASA, SUMBERšŸ™‚