Ulun Rapuy Debian

Hanyu Rapuy, Aku Jua Rapuy

Customize Adzap – Menambah Situs Iklan Baru

tinggalkan komentar »

Ada beberapa situs iklan baru yang merupakan iklan Indonesia, dalam hal ini adalah kumpulblogger.com dan kliksaya.com.

Saya menambahkan file bernama post_match di /usr/local/adzap/rc (instalasi adzap saya sebelumnya).

# touch /usr/local/adzap/rc/post_match
# nano /usr/local/adzap/rc/post_match

Berikut ini isinya:

AD http://(scr1*.|)kliksaya.com/**
AD http://kumpulblogger.com/**

Supaya bisa di eksekusi saya ubah mode filenya …

# chmod +x /usr/local/adzap/rc/post_match

Kemudian saya menambahkan aturan baru ini sebagai aturan tambahan untuk adzap dengan setting di file adzap di /usr/local/adzap/scripts/wrapzap, dengan menuliskan lokasi file untuk variable dari

( ... another line ... )
ZAP_PREMATCH=                 # pathname of extra pattern file
                                        # for patterns to preempt the stock
                                        # zapper
ZAP_POSTMATCH=/usr/local/adzap/rc/post_match   # pathname of extra pattern file
                                        # for patterns in addition to the
                                        # stock zapper; this is the one to
                                        # which you should add new ads
ZAP_MATCH=                              # pathname of extra pattern file
                                        # for patterns to use instead of the
                                        # inbuilt pattern list
( ... another lines ... )

Kemudian jangan lupa untuk melakukan restart pada squid-nya.

# /etc/init.d/squid restart

Coba test dengan mengunjungi beberapa situs Indonesia.

Referensi:

Written by bisaku

April 13, 2009 at 9:39 am

Ditulis dalam instalasi, script, setting

Ditandai dengan

Masalah Dengan Maxtor 160 GB SATA

tinggalkan komentar »

Baru dapat masalah ini, sampai sekarang tidak dapat pemecahannya.

Saya menggunakan Hardisk Baru Maxtor 160GB SATA untuk storage server bagi Mahasiswa nantinya menggunakan SAMBA. Tapi pada waktu instalasi, ternyata Debian Etch yang disertakan tidak mengenali.

Saya sudah mencoba untuk melakukan instalasi dengan mengetikkan perintah install pci=nomsi pada waktu pertama kali proses instalasi masuk. Tapi tidak bisa! Kemudian ingin mengubah dari BIOS ke legacy mode, BIOS tidak mendukung fitur ini. Jadi, agar sistem bisa berjalan terus saya memutuskan untuk menginstallnya dengan CENTOS5 yang dengan lancarnya mengenali HD super saya tersebut.

Ah, semoga Lenny nanti memecahkan kebuntuan ini. Terus terang, walau dulu saya memang menggunakan RedHat pada masa lagi jadul banget :D … tapi saya jatuh cinta dengan DEBIAN…

Masih mencari pemecahannya … Ada yang bisa membantu????

Written by bisaku

Maret 29, 2009 at 1:07 pm

Ditulis dalam instalasi

Gateway Internet, Masalah Koneksi 2 Jaringan Lg?!

with 2 comments

Berikut ini adalah setting jaringan yang dikerjakan kemarin di Kampus

+------------+            +------------+
| Modem ADSL | <--------> | Debian BOX | <---------> (switch)
+------------+            +------------+

Skenario permasalahannya pada waktu itu adalah:

  1. Debian BOX yang rencananya akan dipakai untuk DHCP Server dan DNS menggunakan DNSMasq
  2. Proxy dan ~ ya saya tahu agak berlebihan ~ DNSGuardian disitu juga ;)
  3. Setting kemudian berjalan dan ….

Oke semua dan berjalan dengan normal, sampai saya mencoba untuk melakukan setting agar mesin Debian BOX ini bisa menjadi router dengan cara saya kemarin menyetting koneksi diantara 2 jaringan LAN saya di Kantor.

Tapi hasilnya?

DI dalam Debian BOX memang mampu melakukan ping ke gateway di Modem ADSL, ke IP eth0  dan eth1 di Debian BOX dan ke IP milik komputer client lain di jaringan kampus. Akan tetapi jaringan kampus tidak dapat melakukan ping ke gateway di Modem ADSL, dalam artian; komputer kampus tidak dapat berinternet ria tanpa melalui proxy.

Berikut adalah solusi yang saya lakukan …. Baca entri selengkapnya »

Written by bisaku

Maret 27, 2009 at 1:24 pm

Ditulis dalam instalasi, setting

Ditandai dengan ,

Instalasi DansGuardian Di Mesin Debian Etch

with one comment

Saat diperlukan untuk melakukan content filtering di jaringan yang sekarang saya tangani, di kampus tempat saya mengajar, maka saya memutuskan untuk menggunakan DansGuardian.

Sebenarnya kemarin saya mencoba menggunakan DnsGuard di jaringan kantor, tapi entah mengapa proses tersebut terganjal dengan script adzap sehingga DnsGuard yang harus dijadikan program redirector di Squid tidak berjalan dan membuat saya harus membuang program tersebut.

Lalu sekarang ada kesempatan untuk instalasi di kampus ~ saya kerja di dua tempat ;) ~ dengan menggunakan mesin Debian Etch, PIII ??MHz dan 512 MB untuk memory. Sebelumnya saya sudah menginstall squid.

DansGuardian sebenarnya merupakan proxy, di instalkan di antara user dan proxy lainnya. Tapi DansGuardian lebih dititikberatkan kepada contents filtering.

+---------+                                        +------+
|  NET    |  <----> squid <---> dansguardian <---> | user |
+---------+                                        +------+

Baca entri selengkapnya »

Written by bisaku

Maret 26, 2009 at 11:58 am

Ditulis dalam instalasi, setting

Ditandai dengan ,

Installing Debian Etch Dengan Network Aktif

tinggalkan komentar »

Setelah mendapatkan beberapa permasalahan dengan hardware, akhirnya sistem instalasi berjalan dengan lancar; setidaknya lancar hingga proses pengambilan file instalasi yang memakan waktu sangat lama, akibat saya tidak mematikan link ke internet di komputer box linux saya yang baru.

Jadi, sebaiknya pada waktu instalasi awal instalasi yang mengambil ke Internet dimatikan saja. Nanti pada waktu proses sudah oke dan sistem sudah jalan, baru dilakukan proses update dan upgrade dengan apt-get.

Image

Thanks.

Written by bisaku

Maret 24, 2009 at 4:17 pm

Ditulis dalam instalasi

Transparent Proxy dengan SQUID dan Shorewall

tinggalkan komentar »

Di firewall ada saya install squid dan shorewall 3.4, lalu semua proses di install seperti biasa dan mengambil setting default. Pada topologi jaringan ini, terdapat 3 interface di firewall yaitu:
ethX ke net
ethY ke dmz
ethZ ke loc

Kemudian pada etc/shorewall/rules saya tambahkan:

<... other line entries ...>
ACCEPT    loc    fw     all
REDIRECT  loc    net   3128       tcp      80      -      !10.11.12.xxx
ACCEPT    loc    net    all
<... other line entries ...>

Untuk 10.11.12.xxx adalah web server saya dan 3128 adalah port squid yang diinstalkan pada mesin firewall.

Jangan lupa melakukan restart untuk shorewall-nya …

Referensi:

  • http://www.shorewall.net/Shorewall_Squid_Usage.html

Uninstall Bind9

tinggalkan komentar »

For some specific reasons, I need to uninstall my Bind9 package.

It is different from Window, where you only need to access Add/Remove programs.

Thanks GOD, it simple and I only need to login as root and then run this command:

# apt-get remove bind9

It has done!

NB: some folders that we created manually does not deleted automatically.

English, I need to learn write in English ;) .

Written by bisaku

Februari 4, 2009 at 1:26 pm

Ditulis dalam instalasi

Script Menghapus Log

tinggalkan komentar »

Terlalu banyak yang harus dilakukan untuk tiap hari menghapus sampah log. Memang diperlukan pada saat kita ingin melacak kesalahan pada sistem, tapi apabila terlalu besar maka space yang terpakai juga akan membengkak dan bisa memakan bagian yang seharusnya bisa dimanfaatkan. Terkhususnya untuk router kecil saya, serta beberapa server yang ada di Kantor.

Lalu saya memodifikasi kecil beberapa bagian script yang saya dapatkan dari Internet, tapi maaf saya benar-benar lupa siapa pemilik asli dari script ini. Jadi apabila ada yang tahu, silahkan hubungi saya agar bisa memasukkan pesan copyright ke script ini

Silahkan login sebagai root lalu bikin file persiapan…

Written by bisaku

Agustus 14, 2008 at 8:08 am

Ditulis dalam script

Booting Default Ke Command Line Interface (CLI)

tinggalkan komentar »

Di mesin router ada yang pada waktu login pasti masuk ke User Graphical Interface, padahal itu gak perlu. Karena itu perlu cara biar bisa langsung masuk ke CLI (Command Line Interface). Pertama kali nyoba setting di file /etc/inittab dan mengubah initdefault ke 3, tapi ternyata tidak bisa.

Lalu dapat bocoran dengan melaksanakan perintah ini di command shell …

lewu-tatau:/home/gagoyiku# update-rc.d -f gdm remove
 Removing any system startup links for /etc/init.d/gdm ...
   /etc/rc0.d/K01gdm
   /etc/rc1.d/K01gdm
   /etc/rc2.d/S21gdm
   /etc/rc3.d/S21gdm
   /etc/rc4.d/S21gdm
   /etc/rc5.d/S21gdm
   /etc/rc6.d/K01gdm
lewu-tatau:/home/gagoyiku#

Selesai dan pada saat melakukan reboot, system tidak lagi melakukan reboot ke GUI namun ke CLI.

Perintah update-rc.d -f gdm remove akan melakukan penghapusan untuk startup links dari /etc/init.d/gdm. Namun apabila ingin mengembalikannya lagi tinggal dilakukan perintah update-rc.id gdm defaults

Referensi:

Written by bisaku

Agustus 11, 2008 at 11:01 am

Ditulis dalam setting

Reset Password Root Debian Etch

tinggalkan komentar »

Ini adalah mimpi buruk pagi hari setelah pertengkaran tadi malam! Ups, kok jadi blog curhat, just fuck off …

Entah bagaimana caranya saya jadi lupa password untuk account root di salah satu server Debian Etch yang kami miliki. Semua daya dan upaya telah dicoba untuk mendapatkan password tersebut, termasuk memasukkan semua hal yang saya pernah jadikan password, tetapi nihil. Karena itu dilakukan tindakan segera dan begini langkah-langkah yang saya lakukan …

Note: Saya menggunakan Grub untuk login.

  1. Edit Pilihan Login untuk Grub
    Pada saat masuk untuk memilih pilihan Grub, pilih saja sembarang dan tekan tombol “e” untuk melihat pilihan alur loginnya. Lalu pada pilihan untuk kernel (lihat pada bagian kirinya ada tulisan seperti itu) tekan “e” lagi dan sekarang masuk ke baris untuk mengedit perintah insialisasi kernelnya.
    Tambahkan pada akhir baris dengan tulisan init=/bin/bash lalu tekan Enter dan saat masuk di pilihan awal tekan tombol “b” untuk melakukan booting.
  2. Saat Ada di Shell Minimal Untuk Root
    Di Komputer saya, saya sudah dapat shell dengan account root! Lalu saya melakukan perintah passwd untuk mengubah password saya. Tapi sayang, ada error dengan salah satu pesannya adalah: passwd: Authentication token lock busy. Begitu terus tampil sehingga saya mendapatkan dari salah satu referensi bahwa pada saat itu system hanya melakukan mounting dalam mode readonly! WTF!! Janc****k pun keluar semua :-( Sehingga saya mendapatkan informasi bahwa memang harus dilakukan mounting ulang pada system, dan mendapatkan referensi bagus untuk itu (silahkan lihat di bawah). Lalu saya melakukan perintah ini lebih dahulu:
    mount -o remount,rw /
    mount -o remount,rw /proc

    Setelah itu baru dijalankan perintah passwd dan sukses besar :-)
  3. Reboot
    Agar bisa segera mencobanya saya ketikkan perintah reboot dan proses berjalan kembali dengan normal, tentu saja dengan password root yang baru!

Seperti biasa, ini Referensinya biar saya gak dibilang copas:

Written by bisaku

Agustus 11, 2008 at 9:25 am

Ditulis dalam Uncategorized